slide 1

The all-aluminium Jaguar F-Type Coupé - the most dynamically capable, performance-focused sports car that Jaguar has ever produced - is available in three versions: F-Type R, F-Type S and the F-Type.

slide 2

The Jaguar F-Type R Coupé's Performance seats have inflatable side-bolstering and prominent wings for support during high-speed cornering. The seats are finished in premium leather, with the 'R' logo embossed on the headrest.

Konflik Saudara Saat Pesta Demokrasi

Konflik Saudara Saat Pesta Demokrasi

Indonesia yaitu Negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil yang disatukan oleh selat dan laut. tentu saja bukan hal yang mudah untuk memimpin Negara kita tercinta yang besar ini. Presiden Jokowi dan pihak oposisi, Prabowo ialah dua capres yang mencalonkan diri pada pemilu 2019. Memasuki pilpres sebagian bulan lagi, kabar pilpres terkini menjadi incaran banyak masyarakat yang kritis akan apa yang terjadi di pemerintahan.

 

Negara besar seperti Indonesia yang memiliki banyak warga Negara, memerlukan pemimpin yang bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakat. Bukan cuma pemimpin yang berpihak pada kalangan tertentu mengingat Indonesia adalah Negara yang terbentuk karena berjenis-jenis perbedaan di dalamnya. Itulah kenapa semua rakyat Indonesia tentu saja benar-benar mau pemimpin yang akan memimpin Indonesia ke depannya lebih bagus dari pemimpin-pemimpin sebelumnya. Bisa membawa Indonesia menjadi lebih baik dari sebelumnya dan sedikit menyejahterakan rakyatnya.

 

Info pilpres terbaru selalu update perihal apa yang dikerjakan oleh kedua capres pada pilpres nanti sebab memang ketika ini yaitu musim kampanye. Sayangnya, ada banyak berita yang kurang mengenakan mengenai kedua kubu capres pada pilpres nanti. Oposisi banyak pertikaian yang terjadi dan pertikaian hal yang demikian bahkan lebih tepat disebut dengan pertarungan dingin antara kedua belah calon presiden. Khususnya pendorong fanatik salah satu partai yang menyenangi menjelek-jelekkan pihak oposisi.

 

Memasuki pesta demokrasi harus masyarakat bisa dengan bebas memilih calon presiden yang berdasarkan mereka dapat memimpin Indonesia dengan bagus. Sayangnya, pertikaian lebih mendominasi di kedua belah pihak. Mungkin hal tersebut dikarenakan cuma ada dua capres yang mencalonkan diri sehingga kompetisi lebih tampak. Tidak sedikit isu yang menyebutkan perkelahian dan pertikaian kedua pendorong yang saling menjelek-jelekkan di media sosial.

 

Pesta demokrasi yang berakhir menjadi perang antar saudara tentu saja bukan hal yang mesti terjadi. Mendukung jagoan capres kita sendiri memang tidak dilarang, melainkan jangan sampai menjelek-jelekkan pihak lain. Lebih-lebih sampai berakhir pada perang dingin dan saling melempar ejekan jelek. Berita pilpres semacam demikian tentu tidak hanya dirasakan oleh rakyat Indonesia, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat dunia.

Website URL: